Pressure test dilakukan untuk pemeriksaan kebocoran dengan prinsip udara bertekanan. Standar tekanan udara yang digunakan sebesar 0.2 bar. Jika press test dilakukan pada salah satu ruang muat, maka ruangan-ruangan yang mengelilinginya diisi dengan udara hingga tekanan mencapai 0,2 bar.

Kemudian tiap sambungan las pada ruang muat yang akan diperiksa disemprotkan air sabun. Bila terjadi kebocoran maka akan tampak gelembung-gelembung udara pada sambungan las. Karena udara bertekanan tinggi pada ruangan di sebelahnya akan masuk ke ruang muat yang diperiksa yang memiliki tekanan lebih rendah melalui cacat las yang terjadi. Sedangkan untuk pressure test sistem perpipaan, nilai besarnya tekanan adalah 1,5 kali dari tekanan kerja. Sehingga ada faktor keamanan sebesar 50% dari tekanan kerja pipa.

thanks to: Ahmad Arief Djunaedi – Teknik Perkapalan 2006 Institut Teknologi Sepuluh Nopember

 

Advertising

Monster Kid Frame


@monsterkidframe