Life Saving Appliance adalah sebuah standar keselamatan yang harus dipenuhi sebuah kapal, untuk menjamin keselamatan awak kapal bila terjadi bencana.  Seluruh perlengkapan dan prosedur harus mendapat persetujuan dari klass. Sebelum persetujuan diberikan, seluruh perlengkapan LSA harus melalui serangkaian pengetesan untuk memenuhi standar keselamatan yang ada dan bekerja sesuai fungsinya dengan baik. Selain itu diperiksa juga dokumen sertifikat tentang kevalidan peralatan keselamatan. Klass memiliki wewenang untuk memberi persetujuan atau membatalkannya bila dirasa perlu.

Berikut adalah standar minimum keselamatan yang harus dipenuhi sebuah kapal :

  • Peralatan komunikasi

Kapal harus dilengkapi dengan peralatan komunikasi yang memenuhi kriteria sebagai radio life-saving appliance, distress flare, on board communication and alarm system, yaitu:

– Minimal 3 buah radio dua arah tersedia untuk kapal di atas 500 GT

– Minimal satu buah radar transponder tersedia

– System alarm tersedia dengan baik

– Tersedia penerangan yang dapat bekerja sepanjang waktu dimana sumber energinya tidak hanya bergantung dari satu ulectrical power source

– Minimal tersedia 12 rocket parachute flare

  • Perlengkapan keselamatan personal

Setiap kapal harus tersedia :

– Lifejacket minimal 5% dari jumlah awak kapal yang ada dan tersimpan di tempat yang mudah diakses dan terlihat jelas. Lifejacket harus dilengkapi dengan lampu (senter).

– Immersion suit harus tersedia untuk setiap awak kapal. Untuk kapal dengan daerah pelayaran di perairan hangat tidak wajib memenuhi persyaratan ini.

– Sebuah pelampung harus tersedia di satu sisi kapal di depan pintu yang dilengkapi dengan lampu (senter) dan sinyal asap.

– Sotengah dari total jumlah lifebuoy yang tersedia harus dilengkapi dengan lampu (senter)

  • Muster list, emergency instruction and manuals

– Instruksi harus jelas dan harus tersedia untuk setiap awak kapal

– Muster list harus terpasang di tempat yang jelas mudah dibaca

  • Instruksi pengoperasian

Poster dan petunjuk pengoperasian harus tersedia pada setiap peralatan dan memenuhi kriteria:

– Mengilustrasikan tujuan dan prosedur pemakaian

– Mudah dilihat di bawah lampu penerangan emergency

– Menggunakan IMO symbol

  • Penyimpanan survival craft

Survival craft harus tersimpan di tempat yang aman dan dekat dengan ruang akomodasi dan embarkation station. Peletakanya juga harus memperhatikan segi kemudahan dan keselamatan peluncuran. Daerah di sekitarnya harus tersedia penerangan emergency. Sementara untuk proses peluncuranya tidak boleh lebih dari 5 menit.

  • Line throwing appliance

Untuk peralatan pelontar tali harus disesuaikan dengan dokumen dan berfungsi dengan baik.

  • Survival craft dan rescue boats

– Tersedia search and rescue transponder (SART)

– Kapasitasnya harus dapat menampung seluruh awak kapal

– Memiliki kemampuan maneuver yang baik untuk dapat menolong orang yang terapung di air

– Khusus untuk lifeboat harus tertera approval plate dan tertera item sebagai berikut:

  • Nama perusahaan pembuat dan alamat
  • Model lifeboat dan nomor seri
  • Bulan dan tahun pembuatan
  • Kapasitas maksimal
  • Nomor sertifikalt approval
  • Material dari konstruksi lambung
  • Massa total perlengkapan
  • Kemampuan tarik
thanks to: Ahmad Arief Djunaedi – Teknik Perkapalan 2006 Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Advertising

Monster Kid Frame


@monsterkidframe