akhir-akhir ini banyak sekali penyanyi-penyanyi cilik yang mulai bermunculan di tv baik itu perorangan maupun grup.
tapi…

apakah lagu yang mereka nyanyiin sesuai dengan umur mereka?..

jawabannya ttiiiiiidak..

apa tidak ada lagu yang sesuai dengan umur mereka. kita ingat dulu, penyanyi-penyanyi cilik cukup bangga dengan lagu yang mereka bawakan dengan genre lagu yang memang sesuai dengan umur mereka.

masih ingat sama Bondan prakoso yang menyenyikan lagu “ikan lumba-lumba, makan beling…. (wah klo ini, agak ngaco liriknya)” trus ada lagi Sherina dengan lagu “dia pikir..nya”, Tina Toon dengan “mama, bolo-bolo” dan masih banyak lagi (sudah lupa karena umur sudah tidak bisa dianggap mudah lagi).

lalu keperihatinan pun muncul. kecil-kecil sudah jago melafalkan “teman tapi mesra”, “cinta ini membunuhku” dan lagu-lagu dewasa lainnya. apakah sudah tidak ada lagu yang cocok dengan perkembangan mental mereka. tidak salah jika terjadi pendewasaan dini pada perkembangan mental anak-anak.

sebenarnya dalam hal ini siapa yang salah?.

orang dewasa karena musik-musik karya mereka terlalu vulgar ataukah anak-anak yang terlalu lebai menghafal musik mereka karena kurangnya musik yang sesuai dengan usia mereka.

ada yg mau comment?