cukup sensitif kalo berbicara tentang ini. harus hati-hati, khawatir kena kasus seperti sebelumnya.

well, yang dibahas bukan masalah isi dari debat presidennya tapi kemasan dari acara debat presiden. untuk acara yang bisa dibilang sangat sakral ini seharusnya benar-benar menjadi suatu yang sakral, yang berdebat disana adalah calon presiden RI, calon orang no. 1 di Indonesia. tapi kenapa pada acara debat presiden masih diselingi dengan iklan. bahkan iklannya sendiri lebih banyak dan lebih lama dari pada iklan waktu siaran pertandingan sepakbola. kenapa kok bisa gitu?

bukannya untuk acara debat presiden sudah ada anggaran sendiri?

yang lebih parah, acara debat presiden hari ini (25 juni 2009) pada salah satu stasiun yang menyiarkannya malah disisipi iklan salah satu produk sandal pada bagian kiri atas ketika debat berlangsung (iklan dalam hal ini bukan sekedar logo). hingga salah satu capres sempat sewot “iklan kok lebih lama dari pada debat”. apakah itu penghargaan yang diberikan untuk calon presiden kita. kita menuntut untuk dihargai/dipedulikan oleh presiden tapi apakah kita menghargai/peduli pada presiden kita.

ada yg mau comment?