“saya yakin Indonesia bisa jadi tuan rumah piala dunia 2022. Afrika Selatan saja bisa, kenapa kita tidak?” sedikit iklan dari salah satu calon presiden. tapi iklan yang menurut ku sendiri kenapa kok iklan yang berbau olahraga masih saja disisipi unsur politik, tapi namanya juga iklan politik pasti ada unsur politiknya dong.

semangat yang disampaikan capres tersebut perlu diacungi jempol. tahun 2022 indonesia mampu menjadi tuan rumah piala dunia, kenapa enggak?. toh itu masih 13 tahun lagi. waktu yang sangat lama sekali, mungkin waktu yang cukup untuk merubah mental bangsa kita sendiri.

di iklan tersebut ada beberapa komentar yang secara pribadi membuat tertawa, “pemerintah dianggap kurang memperhatikan fasilitas olahraga”. padahal kalo diruntut kebelakang, kerusakan fasilitas olahraga lebih cenderung diakibatkan oleh tingkah laku masyarakat itu sendiri (ex. kerusakan pada stadion sepak bola lebih sering diakibatkan oleh ulah suporter).

well, tidak ada ruginya jika Indonesia menjadi tuan rumah piala dunia. sebuah kebanggaan untuk bangsa Indonesai. toh cina pasca olimpiade beijing kemarin bisa mendapat profit yang besar.

kesimpulan hari ini:
sebelum kita menuntut suatu hal yakinkan terlebih dahulu kalo kita mampu. jangan cuma menuntut fasilitas yang baru tapi kalo kita sendiri tidak memiliki sense of belonging terhadap apa yang kita miliki.

ada yg mau comment?